Berbicara
tentang kematian,apa yang kita rasakan ?.Yah Semua Perasaan menjadi satu,kita
mungkin akan merasakan takut untuk menghadapi kematian tersebut.Rasa sedih yang
menyergap bahwasanya orang yang kita cintai,semua yang kita senangi harus kita
tinggalkan.Sehingga secara tidak sadar alam bawah sadar kita menolak akan
kematian itu,dan terjadi pemborantakan jiwa untuk tidak mau mati.
Tidak bisa dipungkiri,bahwa secara
psikologis kita semua menolak kematian.Sakit dan celaka adalah jembatan kearah
kematian sehingga kita merasa takut.Rasa takut itu sendiri adalah akar dari
keinginan kita untuk hidup nyaman,hidup yang abadi.Sehingga kita berupaya untuk
menghindari segala hal yang menuju kematian itu sendiri.Seperti halnya kita
mersa sakit,kita akan langsung pergi berobat dan tidak memperdulikan biaya yang
harus kita keluarkan dengan harapan kita sembuh karena kita telah teryakini
bahwa sakit adalah al yang paling dekat dengan kematian.
Namun apakah kematian itu
sepenuhnnya buruk ?. Sebetulnya tidak , kematian bukanlah lawan dari
kehidupan.Kematian adalah mitra makna kehidupan,hanya dengan menyelami kematian
itu manusia bisa hidup dengan indah sekaligus mati dengan indah.
Yang
dimaksud dengan pencarian makna disini adalah hakkikat kita sebagai manusia itu
apa.apa makna dari hidup di dinia ini.sebagai makhluk beragam kita tentu
mengetahui bahwa hakikat kita adalah untuk beribadah kepada Tuhan,kita
diciptakan tuhan dan dihidupkan di atas bumi ini seharusnya tahu bahwa hidup di
dunia yang fana ini hanyalah sebentar.Dan mengetahui bahwa hidup yang kekal dan
abadi adalah kehidupan setelah
kematian.Sehingga lebih banyak beribadah kepada tuhan dan melakukan banyak
kebaikan.
Sebagian
dari manusia ketika mengingat tentang bayang bayang kematian,tentu kita merasa
takut.Bukat takut akan kehidupan yang ada setelah kematian,tetapi takut akan
meninggalkan semua yang ada di dunia ini.Bayangan akan kemewahan dan kenikmatan
yang kita peroleh di dunia ini punya daya tarik dan daya ikat yang kuat
sehingga kita enggan meninggalkannya dan tetap menarik daripada kehidupan diakhirat
nanti.
Untuk itu,tidak salahnya mulai dari sekarang kita
memikirkan dan mengingat kehidupan yang ada setelah kematian.mulai menanamkan
dalam diri bahwa kehidupan yang abadi ada setelah kematian sehingga kita selalu
berbuat hal yang positif dan menjauhi yang negative.sehingga kita yang ada
bukan lagi takut akan kematian malah merindukan kematian itu sendiri.
Daftar Pustaka
Hidayat,Komaruddin.2005.Mengubah Ketakutan Menjadi Optimisme.jakarta ; Hikmah.
Faqih,Khozim Abu.2004.Manajemen Kematian.jakarta;PT.Syaamil Cipta Media.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar